eKTP sudah sampai di Kab. Bekasi

Seputar Bekasi

Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Di Bekasi, 270 Angkutan Kena Razia


BEKASI (Pos kota)- Sedikitnya 270 angkot (angkutan kota) di Bekasi kena tilang petugas Lantas Polresta Bekasi Kota yang menggelar operasi kaca film dalam kaitan antisipasi aksi pemerkosaan dalam angkot yang terjadi di wilayah Jakarta selatan. Operasi ini berlangsung di Jalan A Yani, Sultan Agung, Ir Juanda, dan depan Terminal Bekasi, Selasa(20/9) siang.
“Operasi ini akan terus kami lakukan hingga Sabtu depan,” papar AKP Erna, Kanit Dikyasa polresta Bekasi Kota. Operasi ini selain menilang dan melucuti plastik film hitam yang menempel di kaca angkot juga untuk membuat jera para awak untuk memberi kesempatan sopir tembak.

FPI Sidak 20 Tempat Hiburan Beroperasi Ramadhan



berita8.com
Minggu, 14/08/2011, 22:26 WIB
Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, Jawa Barat, mendatangi sejumlah tempat hiburan malam dalam rangka menegakkan Maklumat Walikota mengenai larangan beroperasi selama Ramadan.

"Sedikitnya 20 tempat sudah kami awasi mulai dari Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Alternatif Cibubur sejak Sabtu (13/8) malam," kata Ketua DPC FPI Jatisampurna, Cecep, di Bekasi, Minggu (14/8/2011).

Menurut Cecep, dari 20 lokasi yang didatangi, hanya satu lokasi yang diketahui melanggar maklumat itu, yaitu tempat hiburan di Jalan Alternatif Cibubur.

"Kami tidak eksekusi sendiri, namun sifatnya melaporkan kepada yang berwenang untuk ditindaklanjuti," katanya.

Jika laporan itu tidak ditindaklanjuti maka FPI yang akan menutupnya karena dinilai FPI mengganggu umat muslim berpuasa.

Lurah Jatisampurna, Toto Yulianto, mengapresiasi kegiatan itu dan berharap menjadi terapi kejut bagi pengelola tempat hiburan malam yang menjamur di daerahnya selama Ramadan.  (Aef/Ant)

Penipuan bermodus Kupon Undian



BEKASI (Pos Kota)- Korban penipuan berkedok kupon undian berhadiah terus bertambah. Mereka ada yang merugi hingga Rp 24 juta rupiah. Petugas Polresta Bekasi Kota yang telah menangkap aksi komplotan penipu ini terus membuka pelaporan warga yang telah dirugikan oleh komplotan ini.


Kecelakaan di Tol Cikarang km. 28

Tampak Sebuah truck mengalami pecah ban di lajur 3, berhubung hari minggu yang notabene tidak terlalu padat pada Pkl. 06.00 Wib. belum terjadi kemacetan.

Sent from My Mobile Device

Renoldinho Anak Bekasi Punye Gaye

Berawal dari ngaskus liat salah satu thread di lounge eh ada postingan anak Bekasi.
Buat para kaskuser check thread nya di sini. Salut buat Anak Bekasi masih ada yang kritis.

Ini dia penampakan video nya di Youtube




Kalo suka Renoldinho [nick name artist nya] dan mau lihat all performance nya klik di sini

Polrestro Bekasi Tangkap Pemilik 700 Tabung Elpiji Oplosan

BEKASI--MICOM: Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Jawa Barat, menyita sekitar 700 tabung gas Elpiji yang diduga oplosan berbagai ukuran di Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (12/10).

Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Imam Sugianto, di lokasi, mengatakan penggerebekan tersebut dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat sekitar tentang adanya aktivitas mencurigakan di sebuah gudang milik salah seorang warga bernama Frans Parulian.

Pelaku Bom Kalimalang Baru Jalani Pemeriksaan Psikologis

TEMPO Interaktif, Jakarta -Ahmad bin Abu Ali, pembawa bom meletus di Kalimalang pekan lalu belum juga menjalani pemeriksaan. Kepala Bidang Humas Kepolisian Metro Jaya Boy Rafli Amar menyatakan, saat ini Ahmad baru menjalani tes psikologi.

"Belum ada perkembangan," katanya saat ditemui di kantornya, Jumat (8/10). Menurutnya, informasi terkait tindakan berani Ahmad membawa bom pada sepeda ontelnya, serta motifnya melakukan hal itu, masih sulit dikumpulkan. "Jika ditanya berubah-ubah jawabannya, daya ingatnya kurang akurat."

Hingga saat ini, kondisi Ahmad hampir pulih dari luka-lukanya. "Sudah 70 persen pulih," tukas Boy. Ahmad juga masih belum mendapatkan kunjungan dari kerabat ataupun keluarganya.
Share

Bocah Diduga Tenggelam di Kali Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang anak berumur di bawah lima tahun (balita), Fahruramadhan alias Rama, hilang di Kali Bekasi, Kampung Bekasi Jati RW 26, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (1/9/2010) siang. Anak pasangan Fahrurozi dan Titin, warga RT 03 RW 26 Kampung Bekasi Jati, Margahayu, diduga tenggelam di kali tersebut.

Keterangan dari warga, Rama dan dua kawannya, Rafi Agustian dan Laden Anugrah Ramadhan, bermain di tepi Kali Bekasi sekitar pukul 11.50. Warga sudah melarang ketiga anak itu bermain di dekat kali karena hal itu berbahaya. Terlebih karena ketiga anak itu tanpa pengawasan orang dewasa sementara tepi Kali Bekasi tidak dipagar.

Organda Bekasi Siapkan 150 Bus Tambahan

JPNN.com

BEKASI-Ribuan warga asal Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali yang bekerja di Kabupaten Bekasi, kini tidak perlu bersusah payah mencari angkutan mudik. Pasalnya, DPC Organda Kabupaten Bekasi menyiapkan armada khusus untuk mengangkut mereka. Adapun lokasi pemberangkatan di terminal  tambahan yang dipersiapkan untuk angkutan mudik di Cikarang Barat, dekat pintu tol.


2.100 Siswa Bekasi Eksodus ke Jakarta

BEKASI-Ternyata sistem pendidikan di Kota Bekasi belum dianggap baik oleh warganya sendiri. Terbukti, sekitar 2.100 siswa baik itu SD dan SMP banyak yang meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi ke DKI Jakarta. Mereka menganggap pendidikan di Jakarta lebih baik dan bagus guna menggapai masa depan anak-anaknya.
Kepala Seksi Kurikulum, Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Agus Enap membenarkan eksodusnya 2.100 siswa asal Kota Bekasi menjelang tahun ajaran baru 2010/2011 ke DKI Jakarta. ”Memang benar 2.100 lebih siswa Kota Bekasi meneruskan sekolahnya ke Jakarta,” terangnya.

Saking Setianya Habibie Ikut Naik Mobil Jenazah Ainun


Selasa, 25 Mei 2010 | 09:50 WITA
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah istrinya dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhirnya di hari Sabtu, (22/5/2010), hingga kini BJ Habibie masih belum bisa menerima kenyataan itu.
Menurut Junus Effendi Habibie, yang merupakan adik kandung dari mantan presiden ke tiga itu, saat ini BJ Habibie masih shock dengan wafatnya dr Hasri Ainun Habibie, hingga masih belum bisa menemui insan pers yang ingin meminta keterangannya.

"Kami minta maaf, Bapak BJ Habibie masih shock, sudah dua bulan tidak keluar dari rumah sakit, sehingga belum bisa ditemui," terangnya.

Ia menerangkan, sedari awal Ainun Habibie dilarikan ke rumah sakit di Munchen, Jerman, hingga akhirnya dibawa ke rumah duka di JL Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5 dan 7, Kuningan, Jakarta, Selasa (25/5/2010), pagi, sosok seorang BJ Habibie tidak pernah meninggalkan sisi Almarhumah Ainun Habibie.

"Selama dua bulan BJ Habibie, tidak pernah meninggalkan sisinya, bahkan ketika mobil jenazah yang mengangkut jenazah Ibu Ainun, ia memilih ikut di dalamnya, walau kita sudah memintanya untuk mengikuti rombongan lainnya," ujar Junus.

Menurutnya hubungan kasih sayang diantara kedua insan manusia itu, didasarkan pada rasa saling membutuhkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dr Hasri Ainun Habibi diketahui tutup usia di umur 72 tahun di hari Sabtu lalu, di RS Ludwig Maximilians Universitat, Klinikum Gro Hadern, Munchen Jerman, akibat penyakit tumor usus yang dideritanya dimana rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata pada Selasa (24/5/2010) pukul 11.00 WIB.(*)
Share

Tuyul Gegerkan Warga Bekasi


JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Kampung Pedurenan RT 08 RW 05, Kelurahan Durenjaya, Bekasi Timur, kemarin dihebohkan dengan kabar penangkapan tuyul. Sebelumnya, Selasa (18/5/2010), warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, juga dihebohkan dengan "ditangkapnya" tuyul dalam botol.
Makhluk gaib yang dituding gemar menggasak duit itu tertangkap Kamis (20/5/2010) sekitar pukul 02.00. Penangkapan tuyul itu bermula dari kecurigaan empat warga Gang Swadaya, Kampung Pedurenan, yang tengah bermain karambol. Mereka, yakni Dimin (50), Zainul Abidin (45), Turodi (57), dan Murjianto (25), terusik dengan kehadiran sosok makhlus halus itu.
"Lewat tengah malam, di antara kami ada yang merasakan hawa lain. Tiba-tiba Murjianto melihat sosok seperti anak kecil berlarian masuk ke dalam gang. Tidak semua dari kami yang berkumpul malam itu bisa melihatnya," ungkap Dimin, ketua RT setempat.

Polisi Bekasi Amankan Tersangka Penista Agama

TEMPO Interaktif, Bekasi -Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi menahan tersangka penista agama Abraham Falix, 16. Abraham disangka menistakan Al-Qur'an dengan cara memasukkannya ke dalam kloset dan memegangnnya sambil mengacungkan jari tengah.
Penahanan Abraham disampaikan Kepala Unit Keamanan Negara Polres Bekasi Ajun Komisaris Bambang Nurgoho, dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Bekasi, Kejaksaan Negeri Bekasi,


Pengadilan Negeri Bekasi, dan tokoh-tokoh Islam Bekasi tentang masalah itu hari ini. "Keterangan saksi menyatakan tersangka secara sengaja melakukan penistaan. Dia (Abraham) sudah kami tahan," kata Bambang, kepada peserta pertemuan.

10 Ribu Buruh Bekasi Mulai Bergerak ke Jakarta



TEMPO Interaktif, Bekasi- Sekitar 10 buruh industri di Kota/ Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam lintas serikat buruh, mulai bergerak menuju Jakarta, pagi ini.

Mereka akan bergabung dengan massa aksi buruh lainnya di halaman istana Negara.
Dari pantauan Tempo, para buruh berangkat secara bergelombang, sebagian besar menggunakan bus sewaan, dan sebagian lagi mengendarai sepeda motor dan berkonvoi di jalan raya.

Saat ini, sebagian buruh telah bertolak ke Jakarta, dan sebagian lagi masih berkumpul di Bekasi.
Rute yang dilalui, massa dari Gor Kota Bekasi menuju jalan Sultan Agung, Kranji, ke arah Pulogadung, Jakarta Timur, menuju Istana Negara.

Kematian Balita Lima Bulan Dipastikan Karena Dibekap

TEMPO Interaktif, Bekasi - Daniel Hutapea, bayi berusia lima bulan yang ditemukan tewas di rumahnya, dipastikan tewas karena dibekap mulut dan hidungnya hingga kehabisan nafas. Kesimpulan ini berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan polisi di Rumah Sakit Polri R Soekanto Kramat Jati Jakarta Timur. Hasil otoposi memperlihatkan, jantung dan paru-paru bayi itu hangus atau rusak karena tidak ada oksigen.
Kepala Kepolisian Sektor Bantar Gebang Ajun Komisaris Burhanudin mengatakan kemungkinan korban dibekap dengan bantal atau kain. Soal sayatan di lengan Daniel, Burhanudin mengatakan sayatan itu tidak sampai memutus urat nadi korban. Meski demikian polisi belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan Daniel.
Saat ditemukan di rumahnya perumahan Dukuh Jamrud Blok P18/88, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat Daniel terlihat bersama ibunya Veronica yang saat itu juga berlumuran darah dengan luka sayatan di kedua urat nadi tangannya dan perutnya yang tertusuk pisau. Ayah Daniel juga saat itu berada di lokasi kejadian.
“Kami belum bisa menetapkan tersangkanya, kedua orangtuanya yang mengetahui kejadian belum diperiksa,” kata Ade. Veronica masih terbaring lemas di rumah sakit sementara suaminya masih berkabung.

HAMLUDDIN

Jasad Satpol PP Dipulangkan ke Bekasi

Liputan6.com, Jakarta: Dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, jenazah petugas Satuan Polisi Pamong Praja yang tewas Israel Jaya dipulangkan ke keluarganya di Jalan Swadaya Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/4). Jasad Israel disambut haru keluarga. Mereka pasrah dan menyerahkan kasus kematian ini kepada pihak berwenang.

Israel adalah korban bentrokan di Makam Mbah Priok kawasan Koja, Jakarta Utara, Rabu silam. Ia meninggal sejak dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Jakpus sebelum akhirnya dirujuk ke RSCM. Rencananya almarhum dimakamkan Jumat petang di Taman Pemakaman Umum Pondok Kelapa, Jakarta Timur

Tempat Pemotongan Babi di Tambun Ditutup


Liputan6.com, Bekasi: Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini menyegel tempat pemotongan babi dan anjing di Tambun karena tidak memiliki izin dan meresahkan warga sekitar. Masyarakat juga resah karena bau busuk yang keluar dari tempat itu.

Ironisnya penyegelan baru dilakukan setelah tempat usaha ini berjalan selama beberapa tahun. Tapi, menurut pejabat setempat, pihaknya baru bisa menyegel setelah mengirimkan tiga kali peringatan yang tidak diindahkan pemilik usaha.(ADO)

Warga Bekasi Kumpulkan Tanda Tangan Dukung Susno


Bekasi (ANTARA News) - Sekumpulan masa yang mengatasnamakan Solidaritas Nasional Anti Korupsi (SNAK) Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar aksi simpatik penggalangan sejuta tanda tangan guna memberikan dukungan terhadap Komisaris Jendral (Komjen) Susno Duaji terkait pemberantasan mafia hukum.

Aksi tersebut dilakukan dengan cara mengumpulkan sejuta tandatangan masyarakat Bekasi yang berlangsung di gedung Islamic Center Bekasi, dan di pelataran gedung Mega Mall Bekasi, Sabtu.